Cuaca Ekstrim, Masyarakat Bandarkedungmulyo Jombang Keluhkan Tangkis Sungai Konto Yang Semakin Kritis

Sabtu, 29 Mei 2021 06:42 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Pasca terjadinya banjir yang melanda di wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang beberapa bulan lalu, membuat warga setempat menjadi trauma. Karena mereka tidak ingin banjir kembali terjadi di masa mendatang.

Dari pantauan awak media dilokasi, selama sepekan terakhir cuaca hujan di wilayah Kabupaten Jombang cukup extrim dan membuat warga menjadi was-was. Karena tanggul (tangkis) di Sungai Konto yang terletak di 4 desa tersebut semakin kritis.

Beberapa lokasi yang diperoleh di Kecamatan Bandarkedungmulyo, yaitu ; Desa Tegalsari Kayen, Desa Barong Sawahan, Desa Bodeh Kayen, Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Desa Jati Ganggong, Desa Kayen, Perbatasan Desa Gondanglegi dan Kayen, Desa Gondanglegi, Makam Sujono, Dusun Krapak, Desa Kedung Gabus, Desa Pucangsimo dan Desa Brodot.

Tidak hanya itu, lokasi pada jembatan juga semakin kritis. Seperti Jembatan Jayan Barong Sawahan dan Jembatan Pucangsimo mengalami kritis. 

 

Tentunya, dalam kondisi seperti itu menjadi perhatian khusus dari Pemerintah setempat, Provinsi, atau Pusat. Karena anggaran yang mencapai 17 Milyard itu hanya dalam pelaksanaan di saat darurat saja.

Salah satu warga setempat mengungkapkan, bahwa ia mengeluh dan merasa was-was disaat cuaca hujan yang cukup ekstrim ini, khawatir akan ada luapan air lagi dan mengabitkan tangkis jebol dan mengakibatkan banjir lagi.

”Mestinya Balai Besar terutama di wilayah Jombang yang kali konto mengakibatkan banjir di beberapa desa kemarin ini peka dan bisa mengajukan dana agar banjir tidak terulang kembali seperti yang kemarin. Tolonglah Balai Besar ini jangan setengah hati untuk mengerjakan. Kemarin memang ada proyek-proyek penanggulangan bencana dan kemarin masyarakat agak tentram. Sekarang kita merasa was-was lagi, karena dengan pengerjaannya saja hanya sepotong-sepotong dan tidak keseluruhan,”ujarnya dilokasi pada Jum’at, (28/05/2021) siang.

Ia juga menuturkan, padahal kondisi tangkis kritis itu mulai Rolak 70 sampai muara Brantas Konto 1 maupun Konto 2 kondisinya angat memprihatinkan.

”Ini perlu dibenahi, karena dengan kondisi sekarang ini cuaca ekstrem tidak menentu. Waktu debit air tinggi, ya otomatis pasti banjir lagi wilayah sini. Ya kami sebagai masyarakat sini, meminta kepada beliau selaku pemangku wilayah Jombang harus tegas dan sanggup membenahi tanggul-tanggul yang kritis agar masyarakat bisa tenang,”tuturnya.

Dia berharap, agar apa yang dijanjikan dulu sama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dan anggota Komisi V DPR. RI, Hj. Sadarestuwati kepada masyarakat Kecamatan Bandarkedungmulyo, untuk memperbaiki tanggul di Sungai Konto dan Jembatan yang rusak dapat diselesaikan secara keseluruhan.

”Harapan saya dan kepala desa juga sama dengan pemikiran masyarakat Bandarkedungmulyo, agar segera terealisasi seperti yang sudah dilaksanakan pekerjaan bronjong. Supaya masyarakat sekitar merasa aman dan tidak was-was seperti sebelumnya,”tambahnya.

Terpisah, PPK Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kabupaten Jombang, Yunus ketika dikonfirmasi dan menyerahkan hasil foto di beberapa wilayah sungai konto, ia sedang tidak berada ditempat kantornya.

Setelah itu, pada Jum’at, (28/05/2021) sekira pukul. 11.30 WIB mencoba untuk menghubunginya dan dia menjelaskan, bahwa PP46 tahun 2010 tentang pengelolaan sungai adalah PJT1.

”Sebenarnya untuk pengelolaan wilayah sungai itu adalah atas kewenangan PJT1, kami turun adalah disaat prioritas darurat. Untuk di besuk sungai konto yang jebol itu kita sudah tangani pengisdaman sementara,”jelasnya.

Ditanya terkait wilayah balai besar atau tidak, dia menuturkan bahwa asetnya kali konto sekarang seperti tidak berkuah, makanya kita ambil alih sekarang.

”Kita melaksanakan itu hanya untuk meminalisir kejadian itu agar tidak terjadi lagi. Setelah itu, tahun ini ada study dan mungkin tahun 2022 ada penanganan. Penanganan itu tidak ada hubungannya dengan bu Risma maupun Gubernur. Justru Bu Estu DPR-RI dari komisi 5 yang bisa bantu di pusat agar bencana wilayah Jombang bisa tertangani. Mudah – mudahan secepatnya permasalahan ini selesai dan segera teralisasi,”tutupnya.

Selanjutnya, warga Desa Bandarkedungmulyo berharap, agar bu Estu selaku anggota DPR-RI asal Jombang sudah semestinya Jombang menjadi perhatian demi rakyatnya yang terdampak bencana. (yt/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi