Pemkab Mojokerto Tanda Tangani Nota Kesepahaman Dengan Kementan

Rabu, 30 Juni 2021 09:48 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Mojokerto, Abdirakyat.com Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Tidak Dapat Dipahami dengan Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, (26/06) siang.

Penandatanganan ini merupakan rangkaian kegiatan dengan Gelar Inovasi Teknologi Aneka Kacang dan Umbi (GITA) 2021, yang diselenggarakan Kementerian Pertanian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Penelitian (IP2TP).

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, membuka perhelatan tersebut sekaligus meresmikan IP2TP Muneng dalam tampilan baru yang lebih modern.

“Saya bangga memiliki tempat riset seperti ini. Semoga saja hasil penelitiannya sama hebatnya dengan gedung yang keren,”katanya.

Riset dan inovasi pertanian sebelumnya pernah disinggung oleh Presiden Joko Widodo, pada saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2021.

Pembangunan sektor pertanian tidak lagi dapat dilakukan dengan cara konvensional dan hanya bersifat rutinitas, memerlukan terobosan dan inovasi.

Menurutnya, IP2TP sudah memenuhi semua persyaratan untuk melakukan terobosan-terobosan itu terlebih dahulu di masa pandemi yang tidak bisa diprediksi sampai kapan berakhirnya.

“Negara ini terlalu bagus, matahari yang terus bersinar, udara cukup, tanah yang subur. Maka setahun pandemi kemarin tidak ada yang arus kas-nya yang naik selain. Allah Swt sebenarnya sudah kasih makanan. Tinggal pertanyaannya, kita mau atau?,”ujarnya. (yt/st/ad)

Mojokerto, Abdirakyat.com – Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Tidak Dapat Dipahami dengan Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, (26/06) siang.

Penandatanganan ini merupakan rangkaian kegiatan dengan Gelar Inovasi Teknologi Aneka Kacang dan Umbi (GITA) 2021, yang diselenggarakan Kementerian Pertanian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Penelitian (IP2TP).

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, membuka perhelatan tersebut sekaligus meresmikan IP2TP Muneng dalam tampilan baru yang lebih modern.

“Saya bangga memiliki tempat riset seperti ini. Semoga saja hasil penelitiannya sama hebatnya dengan gedung yang keren,”katanya.

Riset dan inovasi pertanian sebelumnya pernah disinggung oleh Presiden Joko Widodo, pada saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2021.

Pembangunan sektor pertanian tidak lagi dapat dilakukan dengan cara konvensional dan hanya bersifat rutinitas, memerlukan terobosan dan inovasi.

Menurutnya, IP2TP sudah memenuhi semua persyaratan untuk melakukan terobosan-terobosan itu terlebih dahulu di masa pandemi yang tidak bisa diprediksi sampai kapan berakhirnya.

“Negara ini terlalu bagus, matahari yang terus bersinar, udara cukup, tanah yang subur. Maka setahun pandemi kemarin tidak ada yang arus kas-nya yang naik selain. Allah Swt sebenarnya sudah kasih makanan. Tinggal pertanyaannya, kita mau atau?,”ujarnya. (yt/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi