Tim Densus Gerebek Rumah Kontrakan Penjual Batik di Masaran Sragen

Sabtu, 14 Agustus 2021 01:19 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Abdirakyat.com – Tim Densus 88 Antiteror menggerebek rumah terduga teroris berinisial M (32) di dekat Masjid Baitussalam, Desa Pilang, Masaran, Sragen, Jawa Tengah, Jumat (13/8/2021), tadi.

Kepala Desa Pilang, Sukisno mendapat informasi dari bayan setempat bahwa ada satu warga yang ditangkap tim Densus 88. Warga yang ditangkap bukan asli warga Desa Pilang, tetapi pendatang yang mengontrak rumah warga.

Bayan I Pilang, Indro Susilo, mendapat laporan adanya penangkapan terhadap M di dekat Masjid Baitusalam. M memiliki tiga orang anak dan istrinya mengajar di Pondok Pesantren Pilang.

Indro tak tahu persis kronologis penangkapan M. Saat penggeledahan di rumah kontrakannya, Indro menjadi saksi bersama pemilik kontrakan pada pukul 09.00 WIB.

Dalam penggeledahan, Indro menyaksikan beberapa barang dibawa petugas, seperti laptop, ponsel, buku tabungan dan barang elektronik seperti mainan anak.

“Pak M ini tinggal di lingkungan Jati sudah lima tahunan. Pekerjaan sehari-hari jualan batik online. Orangnya terbuka, sederhana, dan baik di lingkungan. Kerja bakti juga ikut. Bahkan sering mengajari warga lainnya untuk jualan online. Ekonomi warga jadi meningkat. Yang dulunya tukang bangunan dan tukang pijet, sekarang beralih menjadi pedagang batik online,”ujar Indro dalam laporan Solopos.

M juga merupakan anggota takmir Masjid Baitussalam, yang terletak bersebelahan dengan rumah kontrakannya.

Dia mengatakan, pengajian yang dibawakan M sama seperti ustaz-ustaz lainnya, tidak mengajarkan ajaran yang ekstrem-ekstrem.

“Beliau juga saat membaca Alquran bersama juga wajar, hanya membenarkan lafad huruf yang benar. Jadi orangnya tidak neka-neka,”katanya.

Indro mengatakan, dulu pernah ada warga yang juga ditangkap Densus 88. Dia menyebut sekitar 2020 lalu. Dia mendengar ada yang menyebut-nyebut tentang jaringan Islamiyah, tetapi Indro tidak mengetahui kepastiannya.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar M. Iqbal Alqudusy mengkonfirmasi adanya terkait penangkapan M.

“Namun, untuk lebih jelasnya nanti dari Densus 88 Mabes Polri dan Divisi Humas Polri yang akan memberikan penjelasan melalui press conference,”katanya kepada Solopos.com. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi