Ratusan Warga Desa Sidowarek Ngoro Jalani Vaksinasi Tahap 2

Kamis, 10 Juni 2021 03:48 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah, salah satunya dengan program vaksinasi Covid-19 Nasional bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

Vaksinasi Covid-19 yang bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok di masyarakat agar lebih sehat dan produktif.

Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara bertahap di berbagai lokasi. Hal ini dilakukan berdasarkan ketersediaan vaksin. Vaksinasi Covid-19 tahap pertama sudah selesai dilaksanakan dengan prioritas yang mendapatkan vaksin adalah tenaga medis. 

 

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 tahap II masih berdasarkan instansi penyelenggara dengan berbagai kelompok sasaran dan daerah. Kali ini, Pemerintah Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur melaksanakan vaksinasi Covid-19 Tahap 2 bagi masyarakat desa setempat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (10/6/2021) di Pendopo Desa Sidowarek itu dengan vaksinasi jenis Astra kepada 500 warga.

Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Sidowarek itu merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. 

Kepala Desa Sidowarek, Drs. Fathkur Rohman, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya vaksinasi covid-19 tahap kedua bagi masyarakat Desa Sidowarek.

“Melalui pemberian vaksin ini diharapkan dapat mengurangi angka keterpaparan masyarakat Desa Sidowarek terhadap Covid-19,”ungkapnya kepada Abdirakyat.com 

 

Meski pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sudah berjalan, masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih dan jaga jarak.

“Ini adalah bertujuan untuk meminimalkan mobilitas dan interaksi, menjaga jarak, serta menghindari keramaian sebagai pencegahan penyebaran Covid-19,”tambahnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan beberapa tahapan yang harus dan atau wajib dilalui penerima vaksin di antaranya pendaftaran (pencatatan), screening (pemeriksaan kesehatan), penyuntikan vaksin dan observasi.

“Sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya, meliputi pemeriksaan suhu tubuh, tensi darah dan pemeriksaan penyakit dalam lainnya yang memungkinkan tidak dilakukannya pemberian vaksin,”ungkapnya. (rs/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi