Rakor Implementasi PPKM Level 4 Covid-19 di Jombang Digelar Secara Virtual

Rabu, 21 Juli 2021 11:48 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

JOMBANG, Abdirakyat.com – Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, bersama Wakil Bupati Sumrambah, SP, MAP, , Forkopimda, Sekdakab Jombang DR. Akh. Jazuli Jazuli, Asisten Pemerintahan dan Kepala OPD terkait, Mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi PPKM level 4 secara virtual, di ruang Jombang Commend Center, Kantor Pemkab Jombang, Jatim, Rabu (21/07/2021) pagi.

Rakor Implementasi PPKM Level 4 Jawa Bali yang dipimpin langsung oleh Jend. TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, yang juga koordinator pelaksana kebijakan PPKM Darurat.

Dalam Rakor tersebut, Luhut menambahkan bahwa PPKM Level 4 Covid 19 akan tetapkan PPKM Darurat, meskipun secara substansi sama. PPKM Level 4 diberlakukan sejak tanggal 21 Juli hingga 25 Juli 2021.

Menko dijelaskan juga oleh Marves Luhut. Ketentuan dalam PPKM Level 4 ini sesuai dengan Instruksi Mendagri No 22 Tahun 2021 dimana secara substansi aktivitas dan mobilitas masyarakat di Jawa Bali sama dengan aturan PPKM Darurat.

“Kita berharap sampai tanggal 25 Juli 2021 aturan pengetatan yang bisa dilakukan sesuai dengan ketentuan PPKM Level 4, namun tetap pendekatan persuasif dan edukatif dalam penegakan aturan,”jelasnya.

Disampaikan Luhut, bahwa indeks komposit dalam 10 hari terakhir cenderung stagnan dan tidak berfluktuasi secara signifikan.

“Hal ini perlu dijaga oleh masing-masing Provinsi jangan sampai ada kenaikan kepadatan atau aktivitas masyarakat secara signifikan,”tambahnya.

Terkait pembagian obat gratis dan bansos oleh TNI/Polri akan terus memuji dan diarahkan kepada pihak-pihak yang memang membutuhkan.

Selain itu juga Luhut menuturkan pemerintah akan mendorong testing-tracing dan isolasi secara massal.

“TNI Polri akan berperan besar untuk mendorong program-program tersebut, oleh karenanya diharapkan kerjasama yang baik dari Pemerintah Daerah,”tutur Luhut.

Pada tanggal 26 Juli 2021, akan dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai daerah-daerah dan sektor usaha yang bisa dilakukan relaksasi jika tren kasus terus mengalami penurunan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan, untuk menurunkan Positivity Rate maka harus ada peningkatan (testing tracing treatment) 3 T, dengan tetap mengikuti strategi tes yang benar.

“Saya minta bantuan teman-teman di daerah agar bisa mengejar target testing dan tracing ini. Karena ini sangat menentukan keberhasilan PPKM sesuai yang diharapkan presiden,”tulisnya.

Menkes RI menjelaskan untuk pelacakan target itu sendiri adalah 15 kontak erat per Kasus Konfirmasi.

Dalam Rakor tersebut para pembicaranya antara lain Mendagri Jenderal Polisi Drs. HM Tito Karnavian, MA, Ph.D, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo MSi, Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito serta Menkominfo RI, Johnny G Plate. (ry/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi