Ketua DPD HIPSI Kabupaten Jombang Dilantik, Ini Pesan Bupati

Minggu, 27 Juni 2021 13:20 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Roikhan Arif Pambudi, dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kabupaten Jombang, beserta jajaran Pengurus oleh Ketua DPW HIPSI Jawa Timur, Burhanuddin.

Hadir menyaksikan Pelantikan itu diantaranya, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab bersama Assisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Jombang, Kepala OPD terkait dan Ketua DPP HIPSI, H. Sulaiman, bertempat di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang. Minggu, (27/6/2021).

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat, sekaligus apresiasi atas dilantiknya Roikhan Arif Pambudi, MH sebagai LPKetua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kabupaten Jombang beserta jajaran Pengurus.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya sampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Baru Himpunan Pengusaha Santri Jombang. Dengan kepengurusan yang baru ini, semoga Himpunan Pengusaha Santri Jombang dapat terus berkembang sebagai Organisasi Kemasyarakatan yang diharapkan menjadi pengusaha-pengusaha muslim yang sukses dimasa yang akan datang,”tutur Bupati dalam pembukaan sambutan.

Bupati Jombang juga menyampaikan terima kasih, atas kontribusi yang diberikan Himpunan Pengusaha Santri Jombang kepada Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Teruslah berkontribusi dalam kegiatan pembangunan di Kabupaten Jombang, apa lagi pada masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir. Ini adalah waktu yang tepat bagi anggota HIPSI untuk mempromosikan produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masing-masing kecamatan. Dengan potensi pemasaran yang beragam produk secara online, agar jangkauannya luas hingga lintas negara. Sebab, saat ini berbelanja di tengah diminati oleh sebagian besar masyarakat,”tandas Bupati Jombang, Hj. Munjidah Wahab.

Bupati juga berharap, HIPSI dapat menjangkau UMKM Pondok Pesantren, maupun yang ada di masyarakat umum. Guna memberikan pelatihan pengemasan produk yang menarik, meningkatkan kualitas produk dan membantu memasarkan produk ke pasar lebih luas dan membantu izin usaha, serta sertifikat halal.

Dipaparkan Bupati, bahwa besarnya jumlah santri dan pondok pesantren di Jombang merupakan potensi kekuatan ekonomi berbasis ponpes yang harus dikembangkan. HIPSI harus memiliki pasar digital, dimulai dari kerja sama dengan yang sudah ada seperti shopee, gojek, grab dan sebagainya. Ini harus disinkronkan dan bekerja sama, atau mungkin para santri memiliki ide-ide yang handal, sehingga bisa mendobrak pasar lebih luas.

Para santri harus mampu untuk aktif mengembangkan usaha hingga merambah pasar digital, serta meningkatkan kualitas produk, agar mampu bersaing di pasar global. HIPSI Jombang dan Pemkab Jombang harus mampu bersinergi dalam menghasilkan program yang meningkatkan kualitas kerakyatan ekonomi, termasuk di ponpes.

“Saya mendukung upaya santri yang telah kretif melakukan berbagai terobosan untuk membantu pergerakan ekonomi rakyat. Pengabdian yang selama ini dilakukan kalangan santri dan pesantren melalui pembangunan akhlak, juga perlu ditingkatkan melalui pengabdian ekonomi rakyat. Pola pemberdayaan pelatihan keterampilan yang perlu diberikan pada para santri, sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh pesantren. Seperti contoh cara pengolahaan, otomotif, pertanian, pertanian, dan bidang lainnya sesuai dengan kebutuhan dari Pesantren. Kami juga akan mendukung program Gubernur Jawa Timur “One Pesantren One Product” (OPOP),”ujar Bupati Jombang, putri dari Almarghfurllah KH. Abd Wahab Chasbullah, Pahlawan Nasional.

HIPSI kedepan, juga diharapkan lebih banyak mencetak santri menjadi pengusaha. Agar dapat mencapai satu juta pengusaha dari kalangan santri. Sehingga nantinya para santri dapat berwirausaha secara mandiri, menjadi pengusaha berakhlakur karimah, yang tetap berkah amar makruf nahi mungkar dalam berbisnis agar mendapat barokah.

Sementara itu, Ketua DPD Roikhan Arif menyebutkan, bahwa jumlah pengurus HIPSI sebanyak 40 orang. Mereka adalah para pengusaha dari berbagai macam produk yang diakui masyarakat keberadaan dan kualitasnya. Mereka adalah para pengusaha santri yang omsetnya minimal 15 juta rupiah.

“Terbentuknya HIPSI Jombang dilatarbelakangi oleh semangat Almarghfurllah KH. Abd. Wahab Chasbullah (Mbah Wahab). HIPSI Jombang kedepan akan membentuk Koperasi, serta siap mencetak pengusaha santri yang terhimpun dalam organisasi HIPSI,”jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara terbatas dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 ini langsung di media sosial Instagram dan Facebook. Agar bisa disaksikan oleh pengusaha santri yang tidak bisa langsung di Bung Tomo.

DPP HIPSI, H. Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan, bahwa HIPSI adalah wadah organisasi untuk menghimpun dan mencentak pengusaha santri yang berakhlaqul karimah. Ketua DPP HIPSI juga menyampaikan ucapan selamat dengan telah dilantiknya pengurus HIPSI Jombang.

“Semoga HIPSI Kabupaten Jombang terus produktif dapat melaksanakan Visi Misi HIPSI serta mendukung pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Jombang yakni Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,”pungkas H. Sulaiman. (yt/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi