Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Banjardowo, Ditinjau Bupati Jombang

Rabu, 9 Juni 2021 13:04 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Proyek Penurunan Emisi di Perkotaan Kabupaten Jombang yang berlokasi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Banjardowo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur diperkirakan akan selesai pada Desember 2021.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab Didampingi oleh Asisten 3, yang juga Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hari Oetomo, bersama para Kepala OPD terkait, meninjau dan melihat langsung progres pengerjaan proyek yang efektif sudah dilaksanakan selama 7 bulan sejak Oktober 2020 ini termasuk 4 besar di Indonesia.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab berharap, kualitas proyek pengerjaan harus dijaga dengan baik dan tepat waktu tentu harus dijaga seterusnya.

Kunjungan Bupati dan rombongan ke lokasi pada Rabu, (9/6/2021) pagi itu untuk memastikan ada dalam pembinaan serta pemeliharaan proyek.

“Saya berharap setelah selesai dan diserahkan, jangan langsung dilepas. Kami berharap, tetap ada berkala – berkala untuk melakukan pendampingan, yang mana harus diperbaiki,”katanya.

Ucapan terima juga disampaikan Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab kepada Kementerian PUPR yang telah melaksanakan proyek ERiC-I yang perencanaannya telah dilakukan sejak 2012 dan telah terealisasi ditahun 2020-2021.

“Diharapkan proyek ini dapat memberikan manfaat dan pelayanan terbaik dimasyarakat. Terutama untuk mengatasi masalah sampah agar dapat dimanfaatkan, sehingga masyarakat tambah sejahtera,”pungkasnya.

Dari paparan yang disampaikan oleh Agus, dari PT. Adhi Karya, juga Fenty Ariningyanti M, ST, MT selaku PPK Pengembangan dari Kementerian PUPR, bahwa Konstruksi yang mulai dikerjakan pada 2020 – 2021, dengan biaya konstruksi 11.154.575,70 Uero ini akan diselesaikan dalam waktu 547 hari oleh Kontraktor PT. Adhi Karya (Persero)TBK. Konsultan Fichtner GMBH dan Co. KG

Dipaparkan juga titik-titik proyek, seperti Teknologi Pengurangan Sampah, Zona Penimbunan Sampah berbasis Saniter Teknologi Pengolahan Air Lindi, Kolam Anaerobik, Kolam Aerobic ( MBR) dan Kontruksi Lahan Basah (Wetland).

Progres sarana yang dibangun di antaranya ; Landfill Cell, Kapasitas 444.000 m³ (4 Ha), progres 80 %, Pabrik Pengomposan Kapasitas 15 ton/hari progres 5%, Kapasitas Sorting Plant 35 ton/hari progres 5%, Instalasi Pengolahan Lindi Kapasitas 300 m³/hari progres 20%, progres bangunan penunjang Gedung Admin 80%, progres Pembangunan Gedung 80%, progres Resorvoar (5000 m³) 100%, progres Hanggar dan Bengkel 20%. (rs/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi