Kantor Dinas PUPR Jombang Lockdown, Kepala Dinas dan 5 Pegawai Positif Covid

Jumat, 2 Juli 2021 08:43 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, ditutup hingga Minggu kedepan.

Penutupan itu dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, hasil swab yang dilakukan pada Kamis, (01/7/2021) kepada pegawai kantor tersebut, Enam orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

“Iya, sehubungan ada 5 orang pegawai dan 1 adalah saya yang positif terpapar Covid-19, maka untuk sementara waktu, mulai hari ini kita WFH hingga 1 Minggu ke depan,”kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, saat di konfirmasi abdirakyat.com melalui via chat WhatsApp. Jumat, (02/7/2021).

Dikatakannya, penutupan kantor tersebut bertujuan untuk kepentingan contack tracing dan disinfektan.

“Untuk antisipasi penyebaran Covid-19, jadi kantor tadi pagi sudah dilakukan penyemprotan disinfektan,”ujarnya.

Ditanya terkait kapan keluar hasil swabnya, ia mengaku kemarin sore dan dengan hasil 6 yang positif.

“Kemarin sore ada hasil test PCR dan yang positif harus Isolasi Mandiri (Isoman) sampai 10 hari kedepan,”tuturnya. 

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno membenarkan bahwa 6 pegawai Dinas PUPR terkonfirmasi positif Covid-19.

“Melihat dari sisi perkembangan hari ini, memang kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang clusternya sudah banyak sekali, termasuk salah satunya adalah klaster perkantoran. Memang terdapat 6 pegawai dinas PUPR yang terkonfirmasi positif Covid-19,”terangnya, saat dikonfirmasi di kantor Pemkab Jombang.

Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di beberapa kantor yang ada di Kabupaten Jombang, termasuk kantor Dinas PUPR. Budi Winarno mengatakan, maka akan dilakukan penyemprotan desinfektan di kantor PUPR, agar aktivitas bekerja tetap berjalan kembali.

“Setelah dilakukan penyemprotan, baru temen-temen yang dalam kondisi kerja 25% akan dapat bekerja kembali dan nanti akan diatur sama kepala dinas, bahwa siapa yang dibolehkan bekerja dan siapa yang tidak boleh bekerja,”jelasnya.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, jika di isolasi mandiri agar tertib dan tidak melakukan aktivitas kegiatan.

“Kami berharap, kepada masyarakat agar selalu tertib jika di isolasi mandiri dan tetap mematuhi tentang protokol kesehatan,”pungkas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno. (ry/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi