Hari Lanjut Usia Nasional di Jombang Diperingati Dengan Vaksinasi

Rabu, 9 Juni 2021 13:00 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com – Dengan tema “Bersama Lansia Keluarga Bahagia”, Hari Lanjut Usia Nasional yang biasa diperingati tiap tahun pada 29 Mei, hari ini Selasa (8/6/2021) gebyarnya diperingati dipendopo Pemerintah Kabupaten Jombang.

Agenda acara Gebyar Vaksinasi Lansia Dalam Rangka Hari Lanjut Usia Nasional Ke 25 Tahun 2021 tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, dan dihadiri juga oleh Sekdakab Jombang, Akh. Jazuli, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Wiwin Sumrambah, Perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Para Kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para lansia yang peserta program vaksinasi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional adalah bentuk apresiasi dan penghargaan atas semangat jiwa raga, serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa.

Acara yang diawali dengan pemberian santunan pada anak yatim, serta menghadirkan paduan suara yang dibawakan oleh paguyuban WULAN (Wanita Usia Lanjut).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2021 Kabupaten Jombang yang gebyarnya dilaksanakan hari ini di Pendopo Kabupaten Jombang,”tutur Bupati Jombang, pembukaan sambutannya.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab juga mendoakan dan memotivasi para lansia.

“Semoga Bapak Ibu tetap dapat terus melimpahkan kesehatan untuk beraktifitas, bersosialisasi, kita harus melakukan banyak hal bagi masyarakat, memberikan sumbangsih pikiran serta berbagi ilmu dan pengalaman demi kemajuan pembangunan Kabupaten Jombang,”harapnya.

Perlu diketahui, salah satu keberhasilan pembangunan kesehatan dan kemajuan teknologi adalah Usia Harapan Hidup (UHH) yang memiliki korelasi positif terhadap peningkatan populasi lanjut usia. Sementara itu, sesuai hasil riset kesehatan dasar tahun 2013, pola penyakit terbanyak pada lansia bergeser ke arah penyakit kronis degeneratif dan cenderung menderita penyakit lebih dari satu (multi patologi).

Berdasarkan data survey sosial ekonomi nasional (susenas) tahun 2019, sebanyak 47,46% lansia masih aktif bekerja dan 32,4% mengurus rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa lansia masih potensial untuk berdaya guna, maka dari itu sudah saatnya lansia tidak hanya memandang sebagai obyek, tetapi juga sebagai subyek yang dapat berperan dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan khususnya kesehatan keluarga.

“Jika diusia lansia masih bisa melakukan pekerjaan, lakukanlah dan lakukan hobi yang disukai, sesuai kemampuan. Ikutilah perkumpulan pengajian, oganisasi sosial, insyaallah kita akan selalu sehat dengan selalu bersosialisasi, bersilaturahim, kita akan semakin bersemangat,”saran Bupati Mundjidah Wahab.

“Jangan merasa tua, jangan berhenti bekerja selagi masih mampu untuk beraktivitas, menganggapnya adalah bagian dari olahraga, menggerakkan fisik juga fikiran kita. Kita harus selalu berdoa agar diberikan panjang umur, sehat, diberikan ketetapan iman dan rejeki yang barokah,”tambahnya.

Dalam gebyar lansia tersebut, Bupati Mundjidah Wahab juga ikut menjalani dosis kedua vaksin AstraZeneca.

“Ada sekitar 2300 target sasaran vaksin hari ini, secara serentak dilaksanakan di 21 Kecamatan juga Puskesmas. Dengan gebyar vaksinasi lansia ini, kita melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi. Untuk itu saya berpesan kepada keluarga khususnya anak dan kerabat dari para lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat agar terus memotivasi para lansia agar divaksinasi,”terangnya.

Bupati Mundjidah menambahkan, bahwa Vaksin ini aman dan halal, bertujuan untuk meningkatkan imunitas dan juga merupakan program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara kita ramai-ramai vaksin. Jadi tidak ada ruginya jika kita divaksin dan tidak terasa apa-apa.

“Saya minta Dinas Kesehatan terus melakukan edukasi yaitu dengan kunjungan ke rumah-rumah, serta meningkatkan program vaksinasi lansia di desa bahkan hingga tingkat RT dan RW. Sehingga lansia tidak perlu pergi jauh ke faskes,”tambahnya.

Bupati pada kesempatan tersebut juga berdialog melalui zoom meeting dengan Kecamatan/Puskesmas yang juga melaksanakan vaksinasi secara virtual. Bupati juga berdialog dengan Staf Ahli Menteri Kesehatan, Basaing.

Disampaikan oleh Staf Menkes RI, bahwa selain Covid 19, perhatian yang sama juga perlu diberikan untuk penyakit hipertensi. Oleh karena itu penting adanya komitmen bersama peningkatan pelayanan kesehatan penderita Hipertensi di Kabupaten Jombang melalui Implementasi Pentahelix Collaborative Governance Model.

Dalam acara Gebyar Vaksinasi Lansia Dalam Rangka Hari Lanjut Usia Nasional Ke 25 Tahun 2021 di Kabupaten Jombang juga melakukan komitmen bersama peningkatan pelayanan kesehatan penderita Hipertensi di Kabupaten Jombang melalui Implementasi Pentahelix Collaborative Governance Model.

Diantaranya ditandatangani oleh Bupati Jombang, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kemenag Jombang, Kepala Dinas Kominfo, Kepala DPMD, Kepala Bakesbangpol, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Hukum, Direktur Cheil Jedang, Ketua Stikes Pemkab , Ketua Stikes Husada, Rektor Unipdu, Rektor Darul Ulum, Direktur Bahrul Ulum, Direktur Stikes ICME, Ketua IDI, Ketua IBI, Ketua PPNI dan Ketua PPKMI. (rs/yt/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi