Dirut Perhutani Kunker Kick Of Sukses Tanaman Tebu Mandiri Perhutani Jombang

Kamis, 27 Mei 2021 13:06 WIB
Reporter : YantoSetaiwan

 

Jombang, Abdirakyat.com Direktur Utama (Dirut) Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro pada Kamis, (27/05/2021) pagi, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) pertamanya di wilayah Jombang.

Setelah tiba dilokasi, rombongan tersebut disambut langsung oleh Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Jombang Muklisin, yang juga didampingi seluruh jajaran manajemen dan stakeholder, yang bertempat di kantor Perum Perhutani KPH Jombang. 

Hadir dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama Perum Perhutani, Direktur Operasional, Kadivre Jatim, Kadiv Ren SDH, Kadiv PPS, Adm Jombang, Kadiv Keu, Adm Ngawi, Konsultan Tebu, Tim Pengkaji dan Tim Sukses.

Kunjungan kerja Dirut Perhutani ke KPH Jombang tersebut yaitu menyampaikan tentang beberapa hal, diantaranya ; Grand Desain Pengembangan Agro Tebu Mandiri Perhutani dan Paparan Pendanaan, serta Mekanisme Pembiayaan Agro Tebu Mandiri Perhutani.

Sebelum kegiatan acara tersebut dimulai, seluruh manajemen dan stakeholder menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mars Perhutani. Kemudian dilanjutkan dengan memukul Gong oleh Dirut Perhutani, yang didampingi oleh Administratur KPH Jombang Muklisin. 

 

Disela-sela kunjungannya ke KPH Jombang, Dirut Perhutani sempat berdiskusi dengan Administratur KPH Jombang yaitu tentang proses dan progres agro tebu mandiri perhutani Jombang. Dalam hal ini, Dirut memberikan apresiasi yang positif dan juga memberikan dukungan, bagaimana KPH Jombang dapat meningkatkan kinerjanya menjadi KPH yang mandiri serta dapat surplus yang lebih baik.

“Kami ingin sampaikan beberapa hal yang pertama, bahwa Perum Perhutani khususnya KPH Jombang dalam rangka menanam tebu secara mandiri dengan temen-temen stakeholder dan para pihak yang luar biasa. Karena kami melihat, bahwa potensi tanaman tebu ini masih sangat dibutuhkan oleh temen-temen pabrik gula. Dan saya pikir, ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Kalau nanti temen-temen pabrik gula bisa mensuport aktivitas kami, tentunya akan menambah suplai pasukan tebu ke pabrik gula. Jadi intinya mohon kami diajarin nanti ada perosotan dan ada P3GI, di sini yang tentunya tetap kita lakukan lagi tentang pemahaman, kemampuan dan pengalamannya untuk menanam tebu,”terangnya.

Wahyu berharap, dengan lahan yang selama ini tidak produktif, agar dapat dimanfaatkan atau dikelola yaitu dengan

“Khusus KPH Jombang ini ada beberapa potensi lahan yang bisa kita kelola. Tanaman tebu kalor secara konvensi secara pengelolaan mungkin sekitar 37000 ha. Saya lihat materinya pak Muklisin, potensi tanaman yang tidak produktif itu hampir 14 ribuan hektar dan kita mau mencoba sambil paralel. Kita urus izinnya dari Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup (KLHK), karena ini bukan pemilik lahannya, tapi pengelolaannya. Sehingga setiap aktivitas kita di atas itu semuanya harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan,”tutur Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro.

Dalam kesempatan tersebut, Administratur KPH Jombang, Muklisin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Direktur Utama Perhutani beserta jajaran yang telah hadir dan memberikan support pada Grand Desain Pengembangan Agro Tebu Mandiri Perhutani.

“Semoga dengan usaha dan kerjasama segenap jajaran KPH Jombang, serta support dari jajaran Direksi dan Divre, KPH Jombang bisa mencatatkan laba lebih baik lagi di tahun 2021,”terangnya. (yt/st/ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

bannera
iklan-besar-fix

Berita Terpopuler

Berita Teknologi

Berita Politik

bannera

Berita Ekonomi